Belahan Jiwa

Juni 28, 2009 at 7:35 am (PUISI)

belahan jiwa

pandangilah wajah istrimu yang tercinta
bayangkan penat lelah yang dirasakan
namun tak pernah istrimu berkeluh kesah
mengabdikan jiwa raganya kepadamu

jangan kau siakan pengorbananya
jangan kau sakiti permaisurimu
jangan biarkan dia bersedih menitikkan air mata

sebelum detak jantung istrimu berhenti
kasihi istrimu dengan sepenuh hati
sebelum istrimu kembali pada Tuhan
sayangi istrimu jangan kau sakiti

bahagiakan bidadarimu
belailah permaisurimu

istriku sayang belahan jiwaku
janganlah engkau bersedih hati
istriku sayang permaisuriku
bidadariku dunia akhirat

2 Komentar

  1. madagumilang said,

    pas di ini jiwa

    salam kenal

  2. Diana Indriati said,

    Terimakasih…lam kenal balik juga yach ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: