Lilin

Juni 29, 2009 at 5:57 am (ANEKDOT)

lampu
Seorang Mama nampak bergegas memasuki kantor PLN Timika, tergopo-gopo ia segera menghampiri loket pembayaran.

Maklum tanggal tersebut adalah tanggal 20 yang jadi tanggal �keramat� bagi konsumen listrik, karena merupakan batas akhir pembayaran, sehingga sejak pagi banyak masyarakat yang telah antre.

Ketika tiba giliran si Mama, dari dalam loket keluar suara merdu menyapa :

�Mama, mo bayar listrik kah ?�

�Iyo…anak, Mama mo bayar listrik sebab su tanggal 20. Kalo tara bayar, nanti PLN dong kase putus Mama pu listrik dirumah. Anak, mama bayar berapakah ?�

Setelah memeriksa rekening pembayaran sebentar, dengan gesit si kasir kemudian menyodorkan sehelai kwitansi : �Bulan ini Mama bayar 100.000 Rupiah..�

Si Mama menerima kwitansi tersebut, kemudian mengembalikannya lagi ke kasir dengan membungkus beberapa lembar uang pembayaran listrik didalamnya, tapi si kasir sangat terkejut.

�Mama…uang yang mama bayar ini Cuma 70.000 rupiah saja, masih kurang 30.000 rupiah lagi�

�Ah itu su pas Nona, sebab yang 30.000 rupiah itu Mama pake untuk BELI LILIN kalo Listrik mati�

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: